night star.
terkejut.
hyunjae langsung membuka mata kalang kabut, badan secara refleks terduduk. nafas masai. dahi basah akan keringat. salah satu tangan naik, pegang pipi dimana air mata terus menerus mengalir. sakit. ini semua sakit.
lelaki itu kembali lagi. bahkan hyunjae tidak mau mengingat bagaimana menyeramkannya mimpi itu. tapi tidak bisa. mimpi itu lekat di pikiran. sama seperti kedua mimpi sebelumnya. hanya saja mimpi kali ini benar-benar menyakitkan.
masih ingat bagaimana mimpi itu diawali dengan dirinya yang berada di dalam air, tenggelam, meronta akan oksigen mulai tinggalkan relung. lalu ditarik paksa, oleh siapa lagi kalau bukan lelaki rambut biru tua itu. namun setelahnya kedua kaki disuruh berlari, ke hutan persis sama dengan mimpi yang kedua. yang paling hyunjae benci adalah mimpi ini perlihatkan begitu banyak mahkluk aneh berjubah hitam mengejar mereka berdua, dengan banyak ledakan dimana-mana. dan ditambah lagi, mimpi itu ditutup dengan hyunjae terjatuh dari tebing tinggi.
“sialan.” umpatnya dibawah nafas, kemudian lihat jam diatas meja samping kasur. jam 5 pagi. gila, hyunjae usak rambut kesal.
kenapa sekarang setiap pagi selalu saja dihantui oleh bayang lelaki itu?